Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 April 2013

“SAHABATKU”


Engkau adalah sahabatku
Sahabat yang tak pernah bosan untuk menemaniku
Dimanapun dan kapanpun itu
Selalu tidak ada jarak diantara kita

Bercanda dan tertawa bersama
Bermain dan bernyanyi bersama
Adalah hal yang sering kita lalui
Tanpa mengenal lelah dan letih

Terkadang kita saling bertengkar
Saling terdiam tanpa bicara
Tetapi kita saling menyadari hal itu
Dan mulai untuk berjabat tangan
Lalu mengucapkan kata “Maafkan Aku Sahabatku”





Mala Nopita Sari
2011070012

Minggu, 21 April 2013

Puisi


“LELAKI TAMPAN’KU”

Hay lelaki tampanku, yang berada di sana
Kamu tahu tidak setiap saat diriku disini selalu memperhatikanmu dari kejauhan
Selalu memperhatikan setiap kau berjalan
Selalu memperhatikan setiap tingkah lakumu
Selalu memperhatikan setiap kau bertutur
Selalu dan Selalu mataku hanya terpandang dan terpaku terhadapmu.

Semua itu berawal dari,
Sejak pertama kita bertemu
Sejak pertama kita bertatap
Sejak pertama kita berbincang
Sejak pertama kita bercanda

Tapi mengapa hanya diriku yang merasakan itu ?
Apakah dirimu juga disana merasakan hal yang sama ?
Aku selalu merasa bahagia di sampingmu
Aku selalu tersenyum dan salah tingkah di hadapanmu

Kamu yang baik
Kamu yang ramah
Kamu yang dewasa tetapi suka bercanda
Kamu yang selalu membuat aku tersenyum
Kamu yang selalu memberikanku motivasi dalam hal apapun

Akunya ingin terus selalu bisa liat kamu di hadapan aku
Akunya ingin terus lihat senyum kamu
Akunya ingin terus merasakan jantung yang berdegug setiap dekat kamu
Disaat aku tidak melihat dirimu sehari saja
Rasanya itu aneh, seperti ada yang hilang dalam diri ini
Menjadi tidak ingin tersenyum dan seketika itu pula aku tertunduk lesu

Ya TUHAN,,,
Mengapa kau memberikan rasa yang sulit untuk ku pahami
Mengapa kau menyiksa diriku dengan memendam rasa ini sendiri TUHAN
Tidak ada yang tahu rasa ini selain kau TUHAN

Kapan kau menghendaki aku untuk bisa memeluknya ?
Untuk bisa menjadi yang terindah di dalam hidupnya
Untuk bisa merasakan belaian lembut tangannya di rambutku
Untuk bisa menyandarkan kepalaku di bahunya

YA TUHAN,,,
Tolong berikan rasa yang sama TUHAN
Tolong berikan aku kesempatan untuk bisa memilikinya TUHAN
Aku tidak akan menyakitinya
Aku akan menjaga dan melindunginya TUHAN
Aku pasti akan sangat amat bahagia jika itu terjadi
Aku hanya bisa berdoa kepadamu TUHAN
Kalaulah memang kau tidak menghendaki aku untuk bersamanya
Tolong hapus rasa ini TUHAN
Agar aku tidak merasa tersiksa dengan rasa ini,,


MALA NOPITA SARI

Jumat, 05 April 2013

Tak Mampu Menatapmu


Di hari ini aku tidak berani untuk menatapmu
Jangankan menatap dan memandang wajahmu
melihat dirimu saja aku tak mampu
Padahal sudah sejak pagi hari aku menunggu kehadiranmu di hadapanku
Resah, gelisah sudah bercambuk di dalam hati ini

Entah kenapa ada perasaan takut di dalam hati ini
Takut jika angan memilikimu itu semakin besar
Takut jika rasa ini memang hanya aku saja yang merasakan
Takut jika kau sudah memiliki wanita lain di dalam hatimu

Sebenarnya aku ingin kau tahu tentang perasaan ini
Tetapi, aku benar-benar masih ragu
Aku belum siap mendengar jawaban yang tidak sesuai dengan harapanku
Sampai kapan aku terus begini ?
Aku lelah dengan hatiku sendiri TUHAN.



MALA NOPITA SARI











JARUM PENTUL


Benda mungil itu
selalu melekat dalam diriku
selalu menyatu dalam rajutan kerudungku
tidak pernah lepas jika aku tak melepaskannya
bentuknya yang lucu dan cantik berwarna-warni
membuatku selalu ingin terus memakainya

Auww....
Aku menjerit lirih
Si kecil yang cantik itu terkadang selalu melukai jari manisku
Bentuknya yang runcing, selalu bisa melukaiku
Aku harus berhati-hati memakainya
Tetapi tidak ada kata jera untukku
Aku tetap selalu ingin memakainya
Jarum Pentulku itu selalu ku beri nama
Si kecil cabe rawit


MALA NOPITA SARI
Gading Serpong,  04-04-2013